aplikasi

Aplikasi Manajemen Keuangan untuk Kepentingan Pribadi

Pernahkah kamu menghitung berapa jumlah pengeluaran kebutuhan harian dalam satu bulan ? jika kamu tidak pernah menghitung apalagi terfikirkan, bisa dipastikan manajemen keuanganmu berantakan.

Mulailah belajar mengatur keuangan agar setiap gajian bisa menabung untuk modal investasi atau modal usaha yang lain. Manajemen keuangan secara teori mungkin banyak diajarkan di sekolah maupun di bangku perkuliahan. Tapi prakteknya.. susah banget.. sob..

aplikasi

Ilmu manajemen ini harus menyesuaikan dengan kondisi masing-masing orang.

Nah.. biar kamu bisa mengelola keuangan dengan baik, mulailah mencatat setiap pengeluaran sedetail mungkin. Karena sekarang jamannya serba aplikasi, gunakan aplikasi untuk mencatatnya.

Aplikasi Akuntansi UMKM

Saya sendiri menggunakan aplikasi Akuntansi UMKM sudah lama, dan sangat membantu banget untuk mencatat pengeluaran-pengeluaran yang rutin saya lakukan.

Kenapa pengeluaran harus dicatat? Ya supaya kamu bisa evaluasi untuk bulan depan. Di aplikasi ini akan terlihat pengeluaran mana saja sih yang harusnya di rem atau ditunda dulu. Mana yang penting dan tidak penting.

Dengan mencatatnya secara detail kamu akan lebih hati-hati dalam membelanjakan sesuatu. Jangan sampai pertengahan bulan uangmu sudah habis sedangkan gajian masih lama.

Bedakan antara membeli sesuatu “karena butuh” dan “karena ingin”

Membeli karena butuh itu patokannya bisa terjadi sesuatu yang negatif jika saya tidak membelinya. Misal membeli makanan karena lapar, membeli air minum karena haus, membeli motor karena akan digunakan untuk bekerja dst.. jadi membeli karena benar-benar butuh.

Sedangkan membeli “karena ingin” itu lebih ke mood (sisi emosional, suasana hati), padahal jika tidak membeli ya tidak papa. Misal.. gak lapar tapi beli makanan, gak haus tapi beli minuman, sudah ada motor tapi beli motor lagi untuk koleksi dst..

Yang namanya keinginan, apa saja yang dilihat dan menarik melalui pandangan mata ya bisa dibeli. Tapi apakah kamu butuh itu ?

Jadi gunakanlah uangmu benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

Aplikasi Flip

Aplikasi manajemen yang ini lebih fokus ke urusan transfer sih.. Kebiasaan membeli barang dengan cara transfer bisa menambah pengeluaranmu jika nomor rekening tujuan transfer berbeda.

Per transaksi transfer umumnya kena biaya sebesar Rp. 6.500,-

Nah.. dengan menggunakan aplikasi flip, ada penghematan sebesar Rp. 6.500,-

Memang kecil, tapi jika dalam 1 bulan kamu melakukan 10 kali transaksi sudah bisa berhemat 65.000,- kan..

Pengalaman saya menggunakan flip hingga saat ini tercatat sudah bisa berhemat sekitar Rp. 1.685.500. Kalau dihitung sekitar 259 kali transaksi.

Dua aplikasi ini, Aplikasi Akuntansi UMKM dan Aplikasi Flip sangat membantu saya dalam urusan manajemen keuangan, mungkin kamu bisa mulai mencobanya. Oh..iya.. aplikasinya gratis kok.. bisa dicek melalui playstore.

Demikian informasi tentang aplikasi manajemen keuangan untuk kepentingan pribadi, semoga bermanfaat. Buka juga blog kangmasian, dan dapatkan info menarik seputar tekno, aplikasi dan bisnis.