Asal Usul Kue Kastengel Ternyata Banyak Orang Belum Tahu

Bila tiba saat hari raya datang banyak sekali jenis makanan yang ada di meja. Dan yang paling sering ada adalah kue kering. Ragamnya sendiri tak sedikit namun yang wajib ada adalah kastengel. jenis kue kering yang sepertinya tak pernah absen untuk disajikan.

Kastengel salah satu kue kering yang memiliki peminat banyak sekarang ini. Yang mana proses memasaknya ini dengan di panggang di dalam oven. 

Tapi apakah kamu tahu asal usul mengenai kastengel itu sendiri?? Bisa jadi tidak tahu padahal sering memakannya bukan?? Nah tidak lucu bukan sering makan tapi tak tahu bagaimana cerita dulunya. Simak yuk.

Kastengel adalah kue kering yang memakai keju sebagai bahan dasar utama yang merupakan resep asli dari belanda. Yang mana di kenalkan oleh noni belanda pada zaman dahulu. Pada zamannya, kastengel merupakan sebuah hidangan sangat istimewa dan hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu saja. 

Kastengel berasal dari bahasa belanda yang memiliki nama asli kaasstengels yang dibagi dalam 2 kata yakni kass yang artinya keju dan stengels yang artinya batangan. Jadi bila diartikan lebih menjadi kue keju batangan. Di sana, awalnya ternyata kastengel ini memiliki ukuran yang lumayan panjang sekitar 30 cm. Namun di perkembangan zaman setelah masuk ke indonesia perubahan ukuran terjadi. Dari yang semula panjang kini menjadi jauh lebih kecil sekitar 4 – 5 cm. Dan sangat mudah untuk ditata di dalam toples favorit anda. Ini bisa jadi, di sini dalam proses pemanggangan oven yang dimiliki tergolong pendek – pendek. Meskipun beda ukuran namun cita rasa yang ada masih tetap sama saja.

Kue ini pada dasarnya menggunakan keju sebagai bahan terbanyaknya namun ada juga bahan lainnya seperti tepung, telur, margarin, gula, yang dalam proses pengolahannya ini tak bisa asal – asalan. Diperlukan takaran yang pas agar didapat rasa yang enak, gurih dan nikmat.

Jenis Keju Yang Sering digunakan Pada Kastengel

Di dalam pemilihan keju sendiri ini tergantung dengan selera saja tidak ada yang baku. Beberapa pilihan yang bisa didapatkan, seperti :

Keju cheddar

Keju yang mana memiliki rasa yang begitu kuat menyengat hidung dengan tampilan yang begitu keras. Memiliki warna kuning pucat terkadang malah putih tampilan secara fisik. 

Keju edam

Keju jenis ini memiliki bentuk yang kecil layaknya apel sehingga sering dijuluki keju apel. Saat di makan akan terasa lebih asin ketimbang jenis lainnya namun memiliki tekstur lembut. Dan pastinya tidak mengeluarkan aroma keju alias flat saja. 

Keju parmesan

Merupakan jenis keju yang keras yang asalnya dari italia. Memiliki warna kekuningan pucat yang di bagian dalamnya ada lubang – lubang kecil. Agar menjadi semakin matang diperlukan waktu kurang lebih 3 bulanan. Tetapi bisa saja sampai 1 tahun lamanya bila ingin mendapatkan kualitas keju yang terbaik. 

Keju gouda

Masih asing dengan jenis keju yang satu ini. Keju yang asalnya dari negeri kincir angin ini mudah kok di temui di supermarket yang mana secara bentuknya bulat dan ada juga yang kotak. Untuk tekstur sendiri ini creamy. Keju yang sangat unik sekali sebab, semakin berumur maka keju ini rasanya akan terasa manis layaknya karamel yang garing ketika dirasakan.

Salah satu keju di atas ini juga dipakai oleh toko roti velavinka bakery dalam pembuatan kastengel ini. Memilih jenis mana yang tepat diperlukan uji coba berulang – ulang kali, sehingga dapat diperoleh resep kastengel yang enak seperti saat ini.