Cara Perawatan Pohon Kelapa Pandan Wangi agar Cepat Berbuah

Waaah panas-panas begini pasti sangat nikmat menikmati air kelapa muda. Ditambah dengan es agar dingin pasti akan semakin membuat segar di badan. Karena berada di negara yang memiliki banyak Kawasan pesisir tidak sulit untuk menemukan buah kelapa. Di sepanjang jalan pantura terutama hampir setiap beberapa puluh meter pasti ada penjual air kelapa muda.

Banyak jenis kelapa yang biasa dimanfaatkan buahnya, salah satunya adalah kelapa pandan wangi. Keunikan kelapa pandan wangi adalah buahnya memiliki aroma pandan yang bisa memberikan kesan menyegarkan dari buah kelapanya. Biasanya kelapa muda pandan wangi bisa dijadikan berbagai macam olahan minuman yang tentunya menyegarkan.

Karena permintaan terhadap buah kelapa pandan wangi ini selalu ramai. Maka sudah banyak petani yang membudidayakan bibit kelapa pandan wangi di ladang dan perkebunan. Tentunya dengan menanam bibit kelapa pandan wangi diharapkan agar bisa memberikan peluang usaha dan penghasilan yang baik untuk prospek bisnis.

Bagi anda yang ingin membudidayakan bibit kelapa pandan wangi ini ada beberapa hal berkaitan dengan perawatan pohonnya agar dapat menghasilkan buah yang banyak dan rimbun. Beberapa perawatan rutin yang harus dilakukan yaitu :

Melakukan Penyiraman

Penyiraman bibit kelapa pandan wangi merupakan cara pertama yang harus dilakukan agar bibit dapat tumbuh dengan baik. Lakukan penyiraman setiap sehari dua kali, intensitas penyiraman bisa ditambahkan saat musim kemarau. Saat musim hujan ketika hujan turun tidak perlu disirami, cukup perhatikan saja bibit agar tidak terendam oleh air. Bahaya ketika bibit terendam air karena perakaran bibit bisa menjadi busuk dan membuat pohonnya mati.

Memberikan Pupuk

Pemupukan juga sangat penting untuk merangsang pertumbuhan dan pembuahan bibit kelapa pandan wangi. Pemupukan ini bisa dilakukan secara bertahap sesuai dengan usia bibit setelah penanaman. Pertama saat masih berusia satu tahunan berikan pupuk kandang dengan dosis sebanyak 20 kg setiap satu tahun dua kali atau setiap 6 bulan sekali.

Setelah itu saat usia bibit sudah semakin banyak berikan pupuk kendang setiap 3 kali dalam sebulan dengan dosis yang sama jika bibit sudah berusia diatas dua tahun. Anda juga bisa menggunakan pupuk anorganik untuk merangsang bibit. Asalkan dosis dari pupuk bisa anda takar dan tidak berlebihan, karena penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan bisa mempengaruhi buah yang muncul. Biasanya rasa dari buah dan air buah kelapanya tidak memiliki rasa yang maksimal.

Penggemburan Tanah dan Penyiangan

Lakukan penyiangan secara rutin jika rumput liar dan gulma disekitar bibit sudah tumbuh besar dan panjang. Jika tidak segera disiangi maka nutrisi yang seharusnya diserap oleh bibit kelapa pandan wangi harus terbagi dengan gulma dan rumput liar tersebut. Durasi pemangkasan bisa dilihat dari cuaca saat tertentu. Jika musim hujan penyiangan bisa dilakukan setiap 6 minggu sekali. Tetapi saat musim panas lakukan lebih sering setiap 4 minggu sekali karena gulma cepat tumbuh dan tanah kekurangan air.

Penggemburan juga perlu dilakukan agar air atau pupuk dapat terserap dengan baik oleh tanah. Jangan sampai tanah memadat karena dapat membuat genangan air. Gemburkan tanah menggunakan cangkul dengan cara mencangkuli tanah disekitar bibit. Usahakan agar saat pencangkulan perakaran bibit tidak terpotong.

 

Demikian ulasan kami mengenai perawatan bibit kelapa pandan wangi selamat mencoba untuk merawat tanaman buah anda dan happy gardening yaaa.

Sumber : https://www.tanamantropis.com/jual-bibit-kelapa-pandan-wangi.html