Durian Ochee, Jenis Durian Unggul dari Malaysia yang Perawatannya Sangat Mudah

Malaysia merupakan salah satu negara penghasil buah durian paling besar di Asia Tenggara. Kedua negara terbesar lainnya adalah Indonesia dan Thailand. Hal ini dapat terjadi karena buah durian di Malaysia terkenal memiliki berbagai macam keunggulan dan bukan hanya satu dua jenis durian saja, tapi hampir semua durian di Malaysia merupakan durian unggul. Sebut saja durian musangking, durian udang merah, durian D24, dan durian duri hitam. Jenis-jenis durian tersebut adalah nama-nama durian mentereng yang banyak dicari di orang ketika mendengar durian Malaysia.

Dari semua durian unggul yang ada di Malaysia tersebut, ada salah satu durian yang merupakan durian paling favorit diantara yang lain, dan paling disukai oleh orang-orang atau banyak peminatnya. Dia adalah durian duri hitam atau durian ochee. Saat ini durian ochee sudah banyak dibudidayakan di Indonesia. Bibit durian ochee dapat dengan mudah anda temukan di toko-toko pertanian di Indonesia.

Ya, tempat jual bibit durian ochee sekarang memang sudah sangat menjamur walaupun harga bibit durian ochee cukup menguras kantong hal ini tidak menyurutkan orang-orang atau petani durian untuk membeli bibitnya. Tentu saja hal ini karena keuntungan dalam penjualan buah durian ochee juga sangat besar sehingga tidak masalah mengeluarkan sedikit uang untuk mendapat keuntungan lebih banyak.

Baca Juga : Jual Bibit Durian Ochee – Durian Unggul Malaysia yang Daging Buahnya Tebal dan Berasa Lezat

Selain itu cara merawat bibit durian ochee juga sangat mudah, buah durian ochee tidak membutuhkan perawatan khusus untuk dapat menumbuhkan buahnya. Cukup dirawat seperti menanam tanaman lain seperti biasanya. Seperti melakukan penyiraman, kemudian pemangkasan pada ranting atau tunas air yang tumbuh, kemudian melakukan pemupukan secara berkala sudah cukup untuk membuahkan buah durian ochee.

Penyiraman

Saat bibit durian ochee baru ditanam, lakukan penyiraman rutin setiap dua kali sehari. Jika sudah cukup dewasa maka durasi penyiraman dapat dilakukan dengan melihat kondisi media tanam bibit. Jika masih lembab maka lakukan penyiraman setiap dua hari sekali, kecuali musim kemarau. Intensitas penyiraman harus ditingkatkan agar media tanam tidak kering. Kemudian saat terjadi musim hujan penyiraman harus dikurangi atau bahkan tidak usah disiram. Lebih sering memastikan saja agar media tanam tidak tergenang air karena jika tergenang biasanya perakaran bibit durian ochee akan membusuk dan mudah terserang hama dan penyakit.

Pemangkasan

Pemangkasan tunas air ini bertujuan untuk memfokuskan nutrisi ke cabang yang akan menghasilkan buah saja. Jika tunas air tidak segera dipangkas maka nutrisi akan terbagi ke tunas-tunas air tersebut. Sehingga membuat pohon semakin rindang tetapi tidak kunjung berbuah. akan lebih baik jika melakukan pemangkasan menjelang musim penghujan. Pemangkasan ini juga dilakukan kepada daun-daun yang terlalu banyak, sisakan saja satu cabang dengan 3 – 5 daun ini akan membuat nutrisi semakin fokus pada cabang yang dapat menghasilkan buah. cukup tunggu hingga musim hujan tiba dan biasanya bibit akan langsung memunculkan bunga.

Pemupukan

Anda cukup memberikan pupuk kandang yang sudah terfermentasi untuk mampu menyuburkan dan membuat bibit durian ochee berbuah. pada tahun pertama dan kedua setelah penanaman berikan 20 kg pupuk kandang untuk satu pohon durian ochee. Lakukan pemupukan setiap 6 bulan sekali. Kemudian jika sudah berusia 3 hingga 5 tahun berikan pemupukan setiap 6 bulan sekali dengan dosis pupuk kandang yang ditingkatkan.

Demikian ulasan kami tentang perawatan bibit durian ochee, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda dan Happy gardening.