Menjadi Masalah Bersama, Yuk Kurangi Sampah Kemasan dengan Cara Ini

Sampah yang dibuang ke dalam tong sampah stainless steel oleh manusia memang sudah tidak tidak terhitung jumlahnya dan jenis sampah plastik menjadi penyumbang terbesar yaitu hampir mencapai 90%. Tapi sebenarnya ada lho cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah.

Beberapa upaya diperlukan untuk menghindari tumpukan sampah yang sudah semakin meluas. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya :

1. Beralih menggunakan botol minum yang bisa digunakan berkali-kali

Untuk membantu mengurangi pemakaian plastik kamu bisa menggunakan botol minuman yang bisa dipakai berkali-kali. Seperti botol dari stainless atau botol yang bebas BPA.

2. Membawa tas belanja sendiri

Sekitar 500 miliar sampai 1 triliun benda yang dibuang manusia tiap tahunnya adalah kantong plastik sekali pakai. Padahal jenis sampah plastik ini membutuhkan waktu ratusan tahun untuk bisa terurai. Oleh sebab itu, gunakan dan bawalah tas belanja sendiri supaya lebih aman. Beberapa tas belanja saat ini sudah didesain supaya bisa dilipat kecil dan lebih mudah dibawa.

3. Mengonsumsi makanan yang tidak dikemas

Produk komersial tentu akan menarik jika kemasannya pun menarik. Berbeda dengan produk yang tidak memiliki kemasan. Namun, dikarenakan bisa menyebabkan sampah, alangkah lebih baik untuk memilih makanan yang tidak ada kemasan plastik. Misalnya memilih makanan dengan kemasan kertas.

4. Memasak makanan segar

Masakan olahan yang menggunakan kemasan tidak hanya berdampak buruk untuk lingkungan tetapi juga untuk kesehatan. Jadi sangat dianjurkan mengkonsumsi makanan segar. Lagipula dengan memasak sendiri akan lebih menghemat pengeluaran lho, daripada membeli.

5. Mendaur ulang

Mungkin kita sudah tidak asing dengan 3R yaitu reduce, reuse dan recycle yang banyak diterapkan ketika tidak bisa mengurangi atau menggunakan kembali kemasan plastik. Namun untuk mendaur ulang bukan hanya sekedar tugas beberapa orang saja, tapi tugas semua orang. Menurut sebuah penelitian, hampir 75% dari jumlah sampah sebenarnya bisa didaur ulang, namun hanya sepertiganya saja dari jumlah yang benar-benar berhasil untuk didaur ulang.