Orang yang Paling Berjasa

Para pembaca sekalian, kami pada kesempatan ini akan menerangkan tentang orang yang paling berjasa. Siapakah sesungguhnya orang yang paling berjasa tersebut?, simak jawabannya pada keterangan di bawah ini.

Orang yang paling berjasa

Kita semua wajib patuh dan taat kepada beliau orang yang paling berjasa. Ketaatan kita kepada mereka itu karena sudah dienash oleh Allah dalam al-qur’an. Oleh karena itu wajib bgi kita untuk senantiasa berbuat baik kepada mereka. Siapa sesungguhny mereka ini?, jawabannya adalah; Orang yang paling berjasa di dunia ini adalah kedua orang tua kita. Bagaimana tidak, merekalah yang melahirkan, memelihara, mendidik, dan membesarkan kita.

Perjuangan kedua orang tua

Perjuangan kedua orang tua itu sangat besar, antara hidup dan mati pada saat melahirkan kita. Setelah lahir pun kedua orang tua masih memelihara kita, dengan perjuangan yang cukup berat pula. Setiap malam harus bangun beberapa kali, karena tangisan sang anak yang minta disusui, mengganti popok bila si bayi pipis atau buang air besar, dan lain sebagainya. Pipis dan buang air besar bayi untuk ukuran orang normal memang sangat mengganggu. Tapi dengan kasih sayangnya, kedua orang tua kita tetap tidak merasa keberatan akan kehadiran kita.

Diantara Perjuangan Ayah

Sang Ayah yang juga berjuang mencari nafkah berangkat pagi pulang petang, yang tidak lain untuk menghidupi kita anak-anaknya membiayai pendidikan, dan membesarkan kita.

Maka pantas lah Allah dan Rasul-Nya melarang kita mendurhakai kepada kedua orang tua kita. Dan mendurhakai orang tua dianggap sebagai dosa besar setelah ,isyrik kepada Allah Subhanhu wa Ta’ala.

Oleh karena itu mari kita semua berbuat baik kepada orang tua kita. Kedua orang tua kita adalah keramat hidup yang wajib kata sayangi, kita cintai, kita hormati, kita kagumi.

Sehebat apapun kita setinggi apapun pangkat kita sekaya apapun harta kita hingga kita bergrlimang harta, tapi jika kita durhaka kepada kedua orang tua kita, maka celakalah dia. Barangkali hanya sampai di sini materi yang dapat kami sampaikan semoga bisa mengambil pelajaran dari materi ini.

Sumber: https://www.fiqih.co.id/